TINGKATKAN KAPASITAS TENAGA LINI LAPANGAN, DPPKBP3A BATOLA GELAR SOSIALISASI KAMPUNG KB, DASHAT, DAN RDK
- Apr 24, 2026
- Hadriansyah
ungai Bamban — Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) Kabupaten Barito Kuala menggelar kegiatan Peningkatan Kapasitas Tenaga Lini Lapangan dalam Penanganan Stunting melalui Sosialisasi Kampung KB, DASHAT, dan Rumah Data Kependudukan (RDK), Rabu, 23 April 2026.
Kegiatan yang dimulai pukul 13.00 WITA ini berlangsung di Aula Kantor Penyuluh KB Kecamatan Rantau Badauh dan diikuti oleh para Penyuluh KB, PPKBD, Sub PPKBD, kader BKB, kader DASHAT, serta pengelola Rumah Data dari seluruh desa di wilayah Kecamatan Rantau Badauh.
Kepala DPPKBP3A Barito Kuala atau yang mewakili melalui narasumber yang hadir menegaskan bahwa tenaga lini lapangan adalah ujung tombak percepatan penurunan stunting di tingkat desa. “Kampung KB, DASHAT, dan RDK adalah tiga instrumen penting. Kalau kader paham cara kerjanya, intervensi stunting akan lebih tepat sasaran,” jelasnya.
Dalam pemaparannya, narasumber dari DPPKBP3A menyampaikan tiga materi utama:
1. Optimalisasi Kampung KB sebagai wadah integrasi program di tingkat desa untuk konvergensi percepatan penurunan stunting.
2. Dapur Sehat Atasi Stunting (DASHAT) sebagai upaya pemenuhan gizi berbasis pangan lokal untuk keluarga berisiko stunting.
3. Rumah Data Kependudukan (RDK) sebagai basis data untuk pemetaan, monitoring, dan penentuan sasaran intervensi spesifik dan sensitif.
Peserta juga diajak praktik langsung cara mengolah menu DASHAT dari bahan lokal seperti ikan sungai, kelor, dan umbi-umbian, serta simulasi penginputan data ke dalam aplikasi Rumah Data.
Koordinator Penyuluh KB Kecamatan Rantau Badauh menyampaikan apresiasi atas kegiatan ini. “Dengan pemahaman yang sama, kami optimis target zero stunting baru di Kecamatan Rantau Badauh, termasuk di Desa Sungai Bamban yang masih ada 6 kasus, bisa tercapai,” ujarnya.Kegiatan ditutup dengan komitmen bersama seluruh tenaga lini lapangan untuk mengaktifkan kembali Pokja Kampung KB, mengoperasionalkan DASHAT di setiap desa, dan memperbarui data RDK setiap bulan sebagai bahan intervensi lintas sektor.